Pengertian Semantik

Written By Mekhels O' Cypher on Monday, November 26, 2012 | 9:25 AM

Semantik berasal dari bahasa Yunani  sema (kata benda) yang berarti ‘tanda’ atau ‘lambang’. Kata kerjanya adalah  semino yang berarti ‘ menandai’ atau ‘melambangkan’. Kata semantik disepakati sebagai istilah yang digunakan untuk bidang linguistkik yang mempelajari hubungan antara tanda – tanda linguistik dan hal – hal yang ditandainya. Atau dengan kata lain, bidang studi dalam kata linguistik yang mempelajari makna arti dalam bahasa (Chear, 2002:2).

Dalam kamus inguistik semantik diartikan sebagai bagian dari struktur bahasa yang berhubungan denganmakna ungkapan dan juga dengan struktur makna suatu wicara. Definisi kedua, semantik adalah system dan penyelidikan makna dan arti dalam suatu bahasa atau bahasa pada umumnya (kridalaksana, 201:193). Pengertian semantik dalam KBBI adalah ilmu tentang makna kata dan kalimat. Pengetahuan mengenai seluk-beluk dan pergeseran arti kata (Depdiknas, 2008:1258). Secara singkat dan popular dapat kita katakana bahwa semantik adalah telaah mengenai makna (George, 1964:1). Berdasarkan definisi – definisi semantik yang telah dipaparkan di atas, peneliti menyimpulkan semantik adalah cabang linguistik yang mengkaji makna.

Struktural Semantik dibedakan menjadi dua macam:
  1. Struktur lahir atau struktur luar (surface structure) 
  2. Struktur batin atau struktur dalam(deep structure). 
Struktur luar adalah relasi-relasi antar unsur yang dapat kita buat atau bangun berdasarkan atas ciri-ciri empiris dari relasi-relasi tersebut, sedangkan struktur dalam adalah susunan tertentu yang kita bangun berdasarkan atas struktur lahir yang telah berhasil kita buat, namun tidak selalu tampak pada sisi empiris dari fenomena yang kita pelajari. Struktur dalam ini dapat disusun dengan menganalisis dan membandingkan beberapa struktur luar yang berhasil ditemukan atau dibangun.

Struktur dalam inilah yang lebih tepat disebut sebagai model untuk memahami fenomena yang diteliti. Karena melalui struktur inilah penelitian kemudian dapat memahami berbagai fenomena budaya yang dipelajarinya.