Seorang Pria dan Google Maps Jelajahi Asia Dengan Berjalan Kaki

Written By Mekhels Linxets on Wednesday, November 21, 2012 | 6:03 PM

Aplikasi Google Maps memang banyak diandalkan oleh para penggunanya untuk mempermudah perjalanan mereka di kota-kota baru ataupun jalanan yang masih asing, tapi pernahkah terpikir untuk menggantungkan nasib Anda pada aplikasi ini dalam menjelajahi Asia dengan berjalan kaki?

Hal tersebut benar-benar dijalani oleh seorang pria asal AS, yaitu Sersan Marinir Winston Fiore yang melakukan perjalanan sejauh 5000 mil demi menggalang dana untuk International Children's Surgical Foundation. Tujuan utama dari yayasan amal tersebut adalah memberikan bantuan operasi bagi anak-anak penderita bibir sumbing di negara-negara berkembang.

Fiore telah menjelajahi Brunei, China, Laos, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand dan Vietnam dalam sebuah misi yang dijuluki 'Smile Trek.' Perjalanan tersebut telah dimulai sejak akhir Oktober tahun lalu dan resmi berakhir pada hari Senin kemarin (19 November 2012). Selain berbekal smartphone Android, Fiore juga berbekal sepatu boot untuk para traveler dan juga sebuah rompi seberat 10kg yang berisi berbagai kelengkapan travelling.

Fiore sendiri mengatakan bahwa Google Maps merupakan pusat dari seluruh perjalanannya, dan aplikasi inilah yang mampu membantunya untuk menemukan jalur yang paling akurat serta mudah diakses,bahkan ketika melewati dusun-dusun terpencil dan juga jalanan penuh lumpur.

"Rute perjalanan dalam Google Maps memegang peranan yang sangat penting dalam perjalanan saya. Jalur yang dihadirkan sangat akurat dan efisien, dan sangat penting untuk bisa mendapatkan rute terpendek ketika Anda harus berjalan antara 20-25 mil per hari," kata Fiore. "Namun hal terbaik yang ditawarkan adalah saya diarahkan pada jalanan khusus dan melewati area yang saya pikir tak akan bisa didapati ketika Anda menggunakan acuan jalan besar utama atau sebuah peta biasa."

Selain Google Maps, Fiore juga menggunakan sejumlah produk layanan Google lainnya termasuk Google Latitude, MyTracks serta tak lupa Google Translate. Perjalanan selama 408 hari tersebut sukses menggalang dana sebesar $65.000 yang disumbangkan langsung pada pihak yayasan.
Sumber: Iyaa.com